
Purnama
termaram berdetak disudut mega
Langkah
telisik bintang tiada menyapa
Kasat
mata menatap namun sayup menutup cakrawala
Liuk
bayu nan indah mencumbu raga
Ku
mulai sabda pembangun jiwa dengan bismillah
Riuh
rindu …
Ku
sampaikan saat purnama menjadi pelita
Saat
titik sejuk menggerogoti asa secara perlahan
Saat
misteri meretas lelap dikesepian
Saat
buaian nada-nada iblis meraung pekat dipendengaran
Saat
itu juga aku mencoba menangis diantara ayat-ayat-Mu
Aku
bersujud diantara waktu singkat-Mu
Walau
suara api merayu menusuk sukmaku
Jiwa
tak goyah menggali syukur disisa umurku
Lihat
itu …
Cakrawala
mulai menerangi kalbuku
Jalan
ini untukku,
Ridwan,
tolong bukakan pintu surga itu untukku …
AKU
RINDU TUHANKU
Karya
: Rini Ariska (RA)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar