Rabu, 08 Mei 2013

Bangunan PAUD Gratis Belum Terealisasi


TANJUNGPINANG, TRIBUN- Pembangunan sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Baitul Ikhwah masih dalam proses membangun pondasi. Sekolah ini masih membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah.

“Bangunan yang menjadi tempat belajar anak masih terbatas, itu pun masih menumpang disebuah musholla, kami masih menunggu surat izin dari Pemerintah yang masih dalam proses pengurusan, sudah dua tahun ini belum ada kejelasan,” ujar Kepala Sekolah PAUD Baitul Ikhwah, Hilda, Rabu (8/05).

Biaya yang didapat untuk pembangunan sekolah PAUD masih sulit didapatkan. Akibatnya, bangunan yang dibuat sejak setahun silam  tidak kunjung selesai. Bangunan ini masih berbentuk pondasi, belum tergambar sama sekali bentuk dari bangunan yang akan dibuat. Pendiri PAUD sendiri, sampai sekarang masih berusaha keras  mencari biaya demi terealisasinya bangunan yang nanti  akan ditempati oleh peserta didik.
Sementara itu, para pendidik di PAUD Baitul Ikhwah ini menerima gaji melalui sumbangan dari donatur dan swadaya masyarakat setempat. “Kami disini digaji melalui donatur dan swadaya masyarakat, itu cukup Alhamdulillah. Yang terpenting bagi kami adalah kami bisa mengajar dan mendidik anak-anak kami agar menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia,” ujar salah satu pendidik, Atik (23).
Usaha apapun akan dilakukan,  demi terwujudnya bantuan yang diberikan untuk keluarga kurang mampu. Karena dengan adanya program sekolah gratis ini pendiri PAUD sangat yakin mereka yang membutuhkan bantuan bisa terbantu bebannya untuk bebas dari biaya pendidikan sekolah anaknya.
“Selain itu para pendidik juga berharap kepada Pemerintah untuk segera membuat persetujuan atas surat izin pembangunan, agar pendiri PAUD selaku pelopor donatur bisa dengan cepat membangun tempat belajar baru sehingga tidak lagi menumpang di Surau Baitul Ikhwah,” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar