Jumat, 10 Mei 2013

Casting Pertama Film 2 Warna Lancar



TANJUNGPINANG, TRIBUN- Casting film 2 WARNA yang diselenggarakan oleh pihak perfilman kota Tanjungpinang berjalanan lancar. Film yang mengangkat cerita tentang persahabatan dua anak pulau yang berbeda suku yaitu Tionghoa dan Melayu yang diangkat dari kehidupan nyata masyarakat melayu dan Tionghoa yang ada di Tanjungpinang.
Alasan penulis mengangkat cerita ini menjadi sebuah film adalah penulis ingin sekali membuktikan bahwa etnis Tionghoa dan Melayu yang ada di Tanjungpinang, memiliki persahabatan yang khas yang akan diperankan oleh Umar yang beretnis Melayu dan Hengky yang beretnis Tionghoa nantinya.
Film 2 Warna ini membutuhkan sekurang-kurangnya 35 pemain dengan karakter tokoh yang baik pula. Perjalanan pencarian karakter tokoh Hengky yang beretnis Tionghoa agak sulit dicari. Karena antusias masyarakat Tionghoa kurang dalam hal perfilmnan.
“Sementara ini kami belum mendapatkan pemeran Hengky yang beretnis Tionghoa. Karena memang sulit untuk mengajak mereka bermain di sini. Langkah kami selanjutnya adalah melakukan go to school.  Dengan begitu kami akan mendapatkan Hengky yang cocok, yang sesuai dengan karakter yang diinginkan,” kata Talent Coordinator, Yahya, yang ditemui Kamis lalu (09/05)
Selain itu, peserta yang mengikuti casting juga semakin banyak. Awalnya, sebelum casting dimulai, yang sudah bertanya kepada mereka via telepon sekitar 200 orang. Tetapi nyatanya hanya 100 orang yang memiliki keberanian dan antusias yang tinggi terhadap film 2 Warna ini.
“Casting yang dilakukan pada Kamis lalu sangat kami banggakan. Karena anime masyarakat yang ingin ikut casting dan menjadi pemeran difilm ini sangat antusias sekali. Hari ini sudah hampir 100 orang yang mendaftar dan 30 persen diantara mereka yang cukup baik sampai saat ini,” ujar Direktur Film 2 Warna, Richard.
Lokasi-lokasi syuting film ini bertempat di seluruh kota Tanjungpinang, tepatnya di Gedung Daerah, Tugu Pinsil, Tugu Raja Haji Fisabillilah dan yang terakhir di bt.5 depan STIE Pembangunan. Di komplek itulah nantinya puncak dari cerita 2 Warna. Biaya yang dikeluarkan bersumber dari modal mereka sendiri. Kebanyakan mereka patungan antara Crew, karena mereka juga masih mencari seorang Produser yaitu seorang Tokoh/ Sosok Pengusaha maupun Pemerintahan yang berminat untuk memproduksi film ini. Sekarang ini film 2 warna masih bekerja sama dengan Yamaha Malaka Abadi, Sayap Hitam Entertaiment, dan Studio Melayu.com.
Siapapun yang berminat untuk melihat langsung pada proses pembuatan, Direktur Film ini juga memberikan kebebasan kepada seluruh masyarakat Tanjungpinang untuk sama-sama mengikuti pada saat syuting dimulai. Karena kawan-kawan semua tidak hanya bisa menonton filmnya, tetapi kawan-kawan juga bisa sama-sama belajar dan mendapat ilmu baru yang mungkin belum pernah kawan-kawan dapatkan.
Direktur film 2 Warna juga mengatakan bahwa siapapun yang mau ikut bergabung dalam pembuatan film, khususnya waktu syuting, bisa datang ke lokasi syuting pada tanggal 20-27 Mei mendatang. Dan Film ini pun akan ditayangkan di Tanjungpinang, Batam, Tanjunguban, Kijang, Karimun dan yang terakhir di Belakang Padang.
Harapan semua pihak dari film 2 Warna ini, yaitu mengajak teman-teman semua, khususnya kota Tanjungpinang, untuk sama-sama ikut dalam casting. Karena masih banyak lagi peran-peran yang dibutuhkan untuk ikut andil di dalam film ini. Jangan malu dan jangan takut berekspresi, karena sebuah pengalaman yang buruk pun akan selalu menjadikan teman-teman lebih baik dikemudian hari.(RINI ARISKA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar