TANJUNGPINANG, TRIBUN- Casting film 2 WARNA yang diselenggarakan oleh pihak
perfilman kota Tanjungpinang berjalanan lancar. Film yang mengangkat cerita
tentang persahabatan dua anak pulau yang berbeda suku yaitu Tionghoa dan Melayu
yang diangkat dari kehidupan nyata masyarakat melayu dan Tionghoa yang ada di
Tanjungpinang.
Alasan
penulis mengangkat cerita ini menjadi sebuah film adalah penulis ingin sekali
membuktikan bahwa etnis Tionghoa dan Melayu yang ada di Tanjungpinang, memiliki
persahabatan yang khas yang akan diperankan oleh Umar yang beretnis Melayu dan
Hengky yang beretnis Tionghoa nantinya.
Film
2 Warna ini membutuhkan sekurang-kurangnya 35 pemain dengan karakter tokoh yang
baik pula. Perjalanan pencarian karakter tokoh Hengky yang beretnis Tionghoa
agak sulit dicari. Karena antusias masyarakat Tionghoa kurang dalam hal
perfilmnan.
“Sementara
ini kami belum mendapatkan pemeran Hengky yang beretnis Tionghoa. Karena memang
sulit untuk mengajak mereka bermain di sini. Langkah kami selanjutnya adalah
melakukan go to school. Dengan begitu kami akan mendapatkan Hengky
yang cocok, yang sesuai dengan karakter yang diinginkan,” kata Talent
Coordinator, Yahya, yang ditemui Kamis lalu (09/05)
Selain
itu, peserta yang mengikuti casting juga semakin banyak. Awalnya, sebelum
casting dimulai, yang sudah bertanya kepada mereka via telepon sekitar 200
orang. Tetapi nyatanya hanya 100 orang yang memiliki keberanian dan antusias
yang tinggi terhadap film 2 Warna ini.
“Casting
yang dilakukan pada Kamis lalu sangat kami banggakan. Karena anime masyarakat
yang ingin ikut casting dan menjadi pemeran difilm ini sangat antusias sekali.
Hari ini sudah hampir 100 orang yang mendaftar dan 30 persen diantara mereka
yang cukup baik sampai saat ini,” ujar Direktur Film 2 Warna, Richard.
Lokasi-lokasi
syuting film ini bertempat di seluruh kota Tanjungpinang, tepatnya di Gedung
Daerah, Tugu Pinsil, Tugu Raja Haji Fisabillilah dan yang terakhir di bt.5
depan STIE Pembangunan. Di komplek itulah nantinya puncak dari cerita 2 Warna.
Biaya yang dikeluarkan bersumber dari modal mereka sendiri. Kebanyakan mereka
patungan antara Crew, karena mereka juga masih mencari seorang Produser yaitu
seorang Tokoh/ Sosok Pengusaha maupun Pemerintahan yang berminat untuk memproduksi
film ini. Sekarang ini film 2 warna masih bekerja sama dengan Yamaha Malaka
Abadi, Sayap Hitam Entertaiment, dan Studio Melayu.com.
Siapapun
yang berminat untuk melihat langsung pada proses pembuatan, Direktur Film ini
juga memberikan kebebasan kepada seluruh masyarakat Tanjungpinang untuk
sama-sama mengikuti pada saat syuting dimulai. Karena kawan-kawan semua tidak
hanya bisa menonton filmnya, tetapi kawan-kawan juga bisa sama-sama belajar dan
mendapat ilmu baru yang mungkin belum pernah kawan-kawan dapatkan.
Direktur
film 2 Warna juga mengatakan bahwa siapapun yang mau ikut bergabung dalam
pembuatan film, khususnya waktu syuting, bisa datang ke lokasi syuting pada
tanggal 20-27 Mei mendatang. Dan Film ini pun akan ditayangkan di
Tanjungpinang, Batam, Tanjunguban, Kijang, Karimun dan yang terakhir di
Belakang Padang.
Harapan
semua pihak dari film 2 Warna ini, yaitu mengajak teman-teman semua, khususnya
kota Tanjungpinang, untuk sama-sama ikut dalam casting. Karena masih banyak
lagi peran-peran yang dibutuhkan untuk ikut andil di dalam film ini. Jangan
malu dan jangan takut berekspresi, karena sebuah pengalaman yang buruk pun akan
selalu menjadikan teman-teman lebih baik dikemudian hari.(RINI ARISKA)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar